22.10.14

(Inner Beauty) Kecantikan dari dalam, mitos atau nyata? Simak ceritanya disini...

Dua bulan terakhir, saya mengikuti training dan nggak bekerja. Ketika kembali masuk ke kantor, banyak banget orang yang berkomentar—terutama tentang penampilan saya. Sejujurnya, saya nggak merasa banyak berubah. Iya, saya memotong rambut menjadi lebih pendek, tapi selebihnya nggak ada yang berubah.

Saya bercerita kepada pasangan saya, bilang bahwa banyak yang memuji bahwa saya kelihatan lebih cantik (yeah, jarang-jarang nih, ada yang muji ;D)—tapi pasangan saya merespons dengan nada datar, “Yang penting itu cantik dari dalam. Nanti bisa terpancar ke luar…”

Ergh. Susah amat, sih, bikin orang senang. Anyway, bukan itu poinnya, sih. Beberapa saat setelah menyudahi pembicaraan, saya jadi berpikir tentang kata-katanya barusan. Itu bukan merupakan kata-kata yang baru saya dengar, bahkan mungkin itu adalah kata-kata klise yang digunakan untuk menghibur dan memberikan justifikasi bahwa nggak apa-apa kalau kita nggak cantik.

Karena memang pada saat lahir, kita nggak bisa request minta fisik yang cantik atau ganteng. Saya sendiri nggak dilahirkan dengan fisik yang bisa lolos untuk ikutan kontes putri-putrian. Jadi saya selalu menghibur diri saya dengan mengatakan hal yang sama dengan pasangan saya katakan tadi: inner beauty lebih penting. Yang penting baik dan gak ada niat jahat, pasti orang akan menganggap kita cantik.

Itu justifikasinya.

Jadi kemudian saya berpikir, apa yang membuat orang lain melihat bahwa saya berubah—padahal kenyataannya secara fisik, nggak ada perubahan yang signifikan. Lalu saat itulah saya menyadari satu hal. Menyadari bahwa memang ada yang berubah: saya sedang bahagia dan sedang belajar untuk memandang segala sesuatu dari sisi positif. Mungkin itu terpancar di wajah sehingga orang lain melihatnya sebagai penampilan yang berubah.

Makanya, pernah kan dengar komentar sejenis, “Dia cantik sih, tapi nggak menarik. Mukanya kusam gitu.” Atau, “Dia biasa aja, tapi menarik gitu. Pembawannya menyenangkan.”

Inner beauty does matter, ladies and gentlemen.

Tapi tentunya orang nggak akan bisa menilai inner beauty kita pada saat pertama kali bertemu—oleh sebab itulah penampilan itu penting. Penampilan, lho, ya—bukan kecantikan. Ada alasan untuk percaya bahwa bagaimana kita merepresentasikan diri sendiri dalam berpenampilan (pakaian, gaya rambut, sepatu, dan lain-lain) adalah salah satu cara yang orang lain gunakan untuk menilai kita. Dan kenyataannya, memang bisa memberi tahu banyak hal tentang kita.

Mendandani diri kita adalah sebuah bentuk personal branding. Kalau kita nggak dikaruniai wajah cantik, kita bisa mengompensasikannya dengan berpenampilan yang rapi, wangi dan menarik—sesuai dengan gaya dan kepribadian kita. Tapi, hati yang baik dan perasaan positif, akan membantu kita untuk membuat suasana hati menjadi lebih baik, ekspresi yang lebih cerah, dan aura yang menyenangkan—yang ujung-ujungnya akan membantu kita untuk berpenampilan lebih baik dan bisa membuat kita terlihat lebih cantik.

7 Makanan yg dapat membuat Anda Pintar dan Cerdas

Otak adalah organ yang paling halus, dan pada saat yang sama, organ yang paling penting yang kita miliki. Otak juga merupakan pusat kecerdasan. Oleh karena itu, melindunginya dari segala macam cedera dan kerusakan tentu saja menjadi kewajiban kita.

Memberi asupan berbagai macam makanan menyehatkan tentu akan membantu kerja otak dan ada beberapa makanan yang bisa membuat kita bahkan bisa semakin pintar dan cerdas. Dilansir Magforwoman, ini dia di antaranya:

  1. Bawang putih Bawang putih mengandung antioksidan sangat ampuh yang memiliki sifat anti-penuaan, bersama dengan senyawa yang bisa mencegah infeksi dari bakteri dan virus. Oleh karena itu, selain bisa mencegah flu, infeksi dan batuk, bawang putih juga membuatmu berjiwa muda dan berpikiran jernih.
  2. Bayam Sama seperti bawang putih, bayam juga memiliki kandungan antioksidan dan anti penuaan. Oleh karena itu, selain membuat awet muda, bayam juga bisa mencegah lemahnya sistem kognitif di sistem saraf.
  3. Ikan Minyak ikan mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk jantung dan otak. Asam lemak omega-3 dalam darah bisa memicu peningkatkan pada hormon otak. Masukkan ikan ke dalam menu dietmu untuk lebih menguatkan memori otak, kemampuan belajar yang efektif dan sistem saraf kokoh.
  4. Minyak zaitun Minyak zaitun memiliki antioksidan yang kuat yang diberi nama polyphenol. Polyphenol dapat membantu mengatur level tekanan darah dan mengurangi kolesterol buruk dalam darah.
  5. Jus anggur Jus anggur juga sangat kaya antioksidan. Selain itu juga bisa membantu menambah kemampuan motorik dan juga memori jangka pendek secara signifikan.
  6. Nasi merah Nasi merah sangat baik untuk keseluruhan kemampuan kognitif karena terdiri dari vitamin dan mineral penting, seperti magnesium.
  7. Blueberry Blueberry terdiri dari antioksidan yang mampu membuang radikal bebas di dalam tubuh, meningkatkan memori dan juga keterampilan motorik. Blueberry menjaga tekanan darah normal dan membantu mencegah stroke dengan melindungi pembuluh darah halus di otak.

18.10.14

5 Solusi Sehat untuk Mengurangi Rasa Lapar

Banyak orang memiliki masalah dengan proses penurunan berat badan karena tak bisa mengurangi rasa lapar. Ketika seseorang merasa lapar, maka ia cenderung mengunyah sesuatu yang tidak sehat. Jika kami bisa mengurangi rasa lapar secara alami, maka kamu juga akan terbiasa tak makan berlebihan secara alami.

Yap, kunci untuk mengurangi berat badan adalah makan dengan porsi yang tidak berlebihan. Lalu bagaimana jika kita kesulitan untuk mengurangi rasa lapar? Jika biasanya kita menggunakan cara tak sehat seperti tidak makan sama sekali, maka ada cara lain yang ternyata lebih menyehatkan lho! Dilansir Boldsky, ini dia di antaranya:

1. Minum setiap jam
Setiap jam, minumlah segelas air mineral. Cara ini bisa membantu membuang racun dan juga membuat kita akan merasa kenyang. Kamu tak akan merasa kelaparan jika terus terhidrasi.

2. Tambahkan kayu manis
Kayu manis adalah bumbu sehat yang bisa menjaga level gula darah. Menambahkan kayu manis atau bubuknya di setiap makanan yang dikonsumsi berarti bahwa pencernaanmu diperlambat dan kamu tak akan merasa lapar dalam waktu yang lama.

3. Makan perlahan
Jika makan terlalu cepat, maka makanan langsung tertelan dan kamu akan merasa kenyang dengan cepat. Tetapi kamu juga bisa langsung merasa lapar dengan cepat lho. Jadi makanlah perlahan dan nikmati makanan tersebut jadi kamu akan merasakan rasa kenyang yang memuaskan.

4.  Pilih buah-buahan
Dibandingkan minum jus, mengonsumsi langsung buah-buahan ternyata lebih membantu. Makan satu jenis buah-buahan secara langsung akan membuatmu kenyang lebih lama karena buah yang sudah dijus akan menghilangkan serat.

5. Jangan Lewatkan Sarapan
Secara ilmiah telah terbukti bahwa sarapan bisa membuatmu kenyang sepanjang hari. Jika melewatinya, maka kamu akan makan berlebihan saat siang harinya sebagai balasan perutmu yang kosong saat pagi hari.
 
Copyright © Berita Gila
Sponsored by blogger.com